
Menurut kepribadian psikologiku, aku termasuk orang introvert. Tak banyak pula teman atau sahabat yang dekat denganku. Teman yang dekat denganku pun hanya hitungan jari . Kita tahu bahwa introvert nerupakan kepribadian yang tertutup. Hanya kepada orang tertentu saja kita terbuka itupun membutuhkan waktu lama dalam berpikir untuk terbuka pada orang yang dipercaya. Banyak sekali pertimbangan untuk melakukan sesuatu, terkadang untuk mengambil keputusan pun memikirkannya lama sekali. Aku tidak begitu menarik dan kurang mengasyikan. Faktanya, teman-temanku tidak nyaman berada didekatku dan pada menjauh. Sebenarnya, aku tidak menyukai introvert. Satu sahabat pun untuk aku percaya, berbagi cerita suka maupun duka tidak ada.
Aku berpikir hidupku menyedihkan sekali. Aku merasakan memang hidupku sangat menyedihkan. Melihat mereka yang terlihat bahagia bersama sahabatnya atau bersama pasangannya yang tak pernah meninggalkannya rasa iri pun suka muncul dalam hati. Aku pun ingin seperti mereka, mempunyai sahabat dan pasangan hidup yang setia menemani saat suka maupun duka. Aku suka kesendirian. Aku suka sepi. Aku suka hening. Tapi, sebetulnya aku membutuhkan seseorang untuk menemani hidupku yang sering kali suka merasa kesepian dikala sendiri. Hidup sendiri membosankan juga, tapi kalau hidup bareng bersama orang yang menyebalkan tidak sesuai dengan karakter kita, repot juga, jadinya serba salah.
Akupun suka gagal dalam menjalin sebuah percintaan. Aku ingin merasakan bagaimana dicintai tulus sama laki-laki yang benar-benar kita sayang, direstui sama kedua orang tua untuk melanjutkan ke hubungan yang lebih serius. Menilik hubungan asmaraku ada saja cobaan atau ujian hingga berakhirnya hubungan. Mengingat semua itu aku tak bisa membendung air mataku. Ternyata aku anak gadis cengeng.
Untuk orang yang sedang bersamaku hari ini dan seterusnya semoga harapan kita untuk hidup bersama terwujud. Jujur aku merasa kesepian kalau aku tidak mempunyai kesibukan, aku juga tidak mempunyai sahabat untuk berbagi ceritaku hari ini, aku merasa kesepian kalau kau tak mengabariku, hanya sama kamu aku berbagi cerita, tertawa bersama. Aku berharap kamu menjadi orang terakhir yang akan menjadi pendamping hidupku nanti yang selalu membuatku tertawa dan bahagia.
-Syl
x
Maaf yaa kadang-kadang aku sering ngaret balas chat dari kamu. Seandainya aku baca ini di saat kita masih bersama, aku pasti tidak akan membiarkan kamu merasa kesepian.
BalasHapus